Aku ingin menjadi orang terakhir yang kamu lihat sebelum matamu terpejam
dan yang pertama saat matahari mengucap salam
serta diantaranya.
Ksatria Malam
Surya telah lama padam
Aku berlari menunggang malam
menembus gelap dan dingin yang menghujam
Mataku pun memejam
seketika semua menjadi terang tak lagi kelam
Bayangmulah jubahku
yang menemani deru nafasku yang menderu
akan rindu yang tersemat di dadaku
Berpeta bintang ku melesat terbang
menuju batas yang tak lagi sekedar bayang
Aku berlari menunggang malam
menembus gelap dan dingin yang menghujam
Mataku pun memejam
seketika semua menjadi terang tak lagi kelam
Bayangmulah jubahku
yang menemani deru nafasku yang menderu
akan rindu yang tersemat di dadaku
Berpeta bintang ku melesat terbang
menuju batas yang tak lagi sekedar bayang
Malam ini dan kamu
salam dari malam yang begitu terang
langit tak berbintang, tertutup bulan berpayung bayang
malam ini adalah milikmu, kataku berbisik ke telingamu
maka biarkan aku memuja dan menciumi ujung-ujung jemarimu
ruas demi ruas sampai aku puas
sampai kamu hilang ditelan batas
Terima kasih Tuhan atas gerhana bulan ke-2 tahun ini
langit tak berbintang, tertutup bulan berpayung bayang
malam ini adalah milikmu, kataku berbisik ke telingamu
maka biarkan aku memuja dan menciumi ujung-ujung jemarimu
ruas demi ruas sampai aku puas
sampai kamu hilang ditelan batas
Terima kasih Tuhan atas gerhana bulan ke-2 tahun ini
Asa
Langit itu mendung tapi bukan berarti merundung
Berharap perlahan ia akan memucat dan kabut pun menggulung lalu membubung
Dan hari berselang malam
dengan seribu bintang yang berganti terang
Berharap perlahan ia akan memucat dan kabut pun menggulung lalu membubung
Dan hari berselang malam
dengan seribu bintang yang berganti terang
Kenapa baru hari ini
Aku terus berjalan, kadang cepat kadang perlahan
Lalu sesekali aku berlari
Saat ini, pikirku kamu disini
Hingga suatu hari nanti kamu datang menghampiri
Dan jika saat itu tiba, tolong pastikan aku tidak bertanya
“Kenapa baru hari ini?”
Lalu sesekali aku berlari
Saat ini, pikirku kamu disini
Hingga suatu hari nanti kamu datang menghampiri
Dan jika saat itu tiba, tolong pastikan aku tidak bertanya
“Kenapa baru hari ini?”
Tapi aku tahu
I.
Aku tidak mengenal apa itu musim dingin
Aku tidak pernah melihat butiran salju yang begitu lembut melayang di udara dan terjun perlahan menyapu ujung-ujung bulu mataku
Kukuku tidak pernah membiru
dan jemariku tak pernah bergetar karena rasa menggigil
Tapi aku tahu bagaimana rasanya menjadi beku karena kamu
Kamu hadir di sisi tanpa bicara sepatah kata
Menggerogoti menit demi menit
yang terasa seperti musim dingin seribu tahun yang menggigit
II.
Aku tidak pernah berjudi
Aku tidak tahu bagaimana rasanya hati berkejat, bergetar dan menggelepar
saat dadu dilempar dan berputar
Tapi aku tahu bagaimana rasa sesaknya dada
saat kotak di hadapanku menyapa
Tak ada probabilita
Karena permukaannya selalu sama
Dan setiap sudutnya membuatku bahagia
Aku tidak mengenal apa itu musim dingin
Aku tidak pernah melihat butiran salju yang begitu lembut melayang di udara dan terjun perlahan menyapu ujung-ujung bulu mataku
Kukuku tidak pernah membiru
dan jemariku tak pernah bergetar karena rasa menggigil
Tapi aku tahu bagaimana rasanya menjadi beku karena kamu
Kamu hadir di sisi tanpa bicara sepatah kata
Menggerogoti menit demi menit
yang terasa seperti musim dingin seribu tahun yang menggigit
II.
Aku tidak pernah berjudi
Aku tidak tahu bagaimana rasanya hati berkejat, bergetar dan menggelepar
saat dadu dilempar dan berputar
Tapi aku tahu bagaimana rasa sesaknya dada
saat kotak di hadapanku menyapa
Tak ada probabilita
Karena permukaannya selalu sama
Dan setiap sudutnya membuatku bahagia
Subscribe to:
Posts (Atom)
Berserah atau Menyerah?
Qur'an Surat Maryam: 6 يَّرِثُنِيْ وَيَرِثُ مِنْ اٰلِ يَعْقُوْبَ وَاجْعَلْهُ رَبِّ رَضِيًّا ٦ yaritsunî wa yaritsu min âli ya‘qûba w...
-
The first time I celebrated my birthday was when I was nine years old. It took me quite sometime to convince my mother how I wanted to have...
-
If only we don’t need any secure feeling, Maslow would not put it in the basic pyramid of human’s needs. But he eventually did, because he k...
