Jutaan tahun kau menjejak
Jutaan tahun kau tumbuh
Beristri dan beranak pinak
Pindah dari tubuh ke tubuh
Tak juakah kau belajar?
Meninggalkanku seorang diri
Tak mampu lagi kuberdiri
Saat cantikku mulai pudar
Jantungku tak terperikan bergetar
Tak juakah kau mendengar?
Hingga tangisku pun mengering
Barulah kau berteriak nyaring
Memanggilku
Mengelukanku
Tak juakah kau berkaca?
Pada mata beningku yang tersisa
Pada kata hati yang mulai sirna
Nirwanaku yang hampir runtuh
Lalu langit pun bergemuruh
Tak juakah kau mengerti?
Subscribe to:
Posts (Atom)
Berserah atau Menyerah?
Qur'an Surat Maryam: 6 يَّرِثُنِيْ وَيَرِثُ مِنْ اٰلِ يَعْقُوْبَ وَاجْعَلْهُ رَبِّ رَضِيًّا ٦ yaritsunî wa yaritsu min âli ya‘qûba w...
-
It’s been years. Probably, … eight years. We never met, and I’d never wanted to come again after my last visit. But after weeks of considera...
-
Di suatu malam yang sunyi dan dingin, langit begitu gelap. Namun, ada seorang wanita yang tidak dapat terlelap. Dari semua mimpi yang tela...