Putus asa aja, yuk!

 Ingat ini, 

“Pintu langit itu akan terbuka, jika seluruh pintu dunia sudah tertutup.”

 

Berputus asa itu nggak selalu berarti berhenti berharap, ia juga bisa berarti manusia sedang berada dalam titik kesadarannya, “Aku udah nggak bisa lagi ngandelin apapun selain Allah.”

 

Saat manusia masih merasa, “ada peluang lewat usahaku.” maka itu belum sepenuh tawakkal. Dia masih bergantung pada usahanya, meskipun itu hanya sedikit.

 

Saat sepenuh usaha, ikhtiar kita, semuanya sudah menemukan jalan buntu, maka disitulah sepenuh tawakkal itu hadir.

 

Pintu tawakkal itu akan terbuka, jika seluruh pintu ikhtiar dunia sudah tertutup.

 

Betapa indahnya kita sebagai seorang mukmin, sebagai orang-orang beriman, sebagai ummat Rasulullah shalallahu’alaihi wassalam. Sebab saat seluruh pintu dunia sudah tertutup sekalipun, kita masih punya pintu langit.

 

Maka kita harus sadar akan hal ini:

 

Misal saat usaha, ikhtiar kita semuanya telah menemui jalan buntu, kegagalan datang bertubi-tubi, itu adalah bukan tanda Allah nggak sayang kepada kita. Justru itu adalah tanda Allah begitu menyayangi kita,

 

“Wahai hamba-Ku,

kamu nggak cocok pakai pintu dunia,

kamu terlalu istimewa untuk berjalan di jalan yang biasa,

 

Pakai jalan ini,

Aku ingin kamu memakai pintu Langit.”

 

Ternyata dalam kegagalan dan keterpurukan kita pun, Allah masih begitu menyayangi diri kita. Allah nggak pernah ninggalin kita, bahkan saat kita sudah jatuh, sejatuh-jatuhnya.

 

Astaghfirullah,

ampuni kami yaa Rabb…

yang sering mengira Engkau sudah nggak sayang lagi.

No comments:

Post a Comment

Putus asa aja, yuk!

  Ingat ini,  “Pintu langit itu akan terbuka, jika seluruh pintu dunia sudah tertutup.”   Berputus asa itu nggak selalu berarti berhenti ber...