Monday, January 01, 2018

2017: wasn't a bad year afterall

Dua ribu tujuh belas kemarin, sebenernya gue merasa banyak banget lelucon. I am saying this in a sarcastic way. Banyak orang di sekitar yang nggak capable menyandang title yang secara fakta dan sosial menyandang suatu peran tertentu. Gue kira urusan orang Indonesia doang yang begini, tapi ternyata sampe ke bule juga ternyata begini juga kelakuannya.

Setelah koprek-koprek, gue kemudian inget pernah bikin resolusi 2017 di selembar kertas. Barengan juga sama anak-anak, kita nulis bareng apa resolusi kita tahun ini. Punya Luna tentu gue yang tulisin. Ternyata, setelah dibaca lagi, rupanya banyak juga pencapaian gue di 2017 ini.

6 of all the resolutions done. I am so proud of myself.
Bikin study room, checked.
Berlibur lagi, checked. Tahun ini bisa bawa aki-nini.
Bebikinan lagi, checked.
Kurangi pulang malam dan bekerja lebih efektif, checked.
Ganti gordyn dan sofa, checked. This one is so superficial ya hahaha ...
Tetap semangat kerja, checked. Apapun kata orang, akhirnya bisa terus memantapkan hati untuk tetap bekerja fulltime. Karena memang, bekerja lebih banyak manfaatnya daripada mudharatnya.

Dulu sih gak percaya sama resolusi. Sekarang ... juga enggak terlalu sih. Tapi ternyata ada gunanya juga buat jadi checklist yang tiba-tiba keingetan di akhir tahun.

Trus, resolusi tahun ini apa? Tahun ini cuma satu sih: fokus ke anak-anak.
Nemenin Titan mulai belajar untuk UN dan dampingin dia memasuki masa pubernya.
Lalu, nemenin Luna belajar baca dan dampingin dia memasuki masa SD.
Sisanya sih, tetap semangat bekerja dan menabung.

And so help me God and happy new year, peops!




2017: what dad says about being a father

Banyak anak, banyak rejeki kata orang-orang. Ya rejeki anak.
Kalau ada seorang bapak yang tidak menafkahi anaknya, maka celakalah ia. Karena sebagian dari harta yang ia makan atau simpan, adalah harta anaknya.

Bersyukur. Yang banyak.

Jadi orang jangan terlalu pilih-pilih. Makan yang ada. Kerjakan yang ada. Enggak usah baru mau kerja kalau begini dan begitu. Inshaa Allah, kalau dimulai kerjaan yang enggak enak berujung dengan kerjaan yang lebih enak. Daripada menunggu dapat kerjaan enak.

Bekerjalah. Anak-anak harus melihat bagaimana orang tuanya bekerja.

Pray from mothers

A few days ago, me and the team had a presentation to client. It was a back and forth presentation, but we nailed it that day. And we had a ...