Saturday, May 09, 2015

Another Whys

Titan:
Bunda, kenapa burungku ada kulitnya?

Bunda:
Bulu kali, maksudnya?

Titan:
Bukan kenny si burung kenari, burungku Nda. Itu tuuuh, nama lain dari ituuu.

Bunda:
Oh, ... hmmm kenapa memangnya? semua bagian tubuh kan ada kulitnya.

Titan:
Iya, tapi kenapa harus dibuatnya berlebih gitu sampe ujung-ujungnya? Kan nantinya harus disunat juga. Kenapa enggak usah dibuat aja sama Tuhan?

Bunda:
Oh, itu dibuat supaya bisa melindungi bagian dalamnya. Coba, kalau yang bagian dalam dipegang aja geli-geli sakit kan? Makanya dilindungi sampai ujungnya. Coba kalau enggak, nanti kejepit retsleting celana kaya apa sakitnya?

Titan:
Tapi kan nantinya harus disunat juga. Kebuka juga, dong.

Bunda:
Kalau itu, karena pada akhirnya orang suka malas ngebersihinnya. Banyak kotorannya, jadi disunat aja untuk alasan kesehatan.

Titan:
Kalau rajin dibersihin kaya Titan? Masih harus tetap sunat juga?

Bunda:
Iya dong, kamu nantinya kan tambah besar. Bunda enggak bisa terus menerus kontrol kebersihan burungmu itu, kan?

Titan:
Iya, sih.
Ooooh, ... tapi aku belum mau disunaaaaat!


One of our chit-chat before bed

No comments:

Post a Comment

Tentang kamu di suatu pagi

Saat itu. Aku, aki dan dirimu; La Luna.  Naik motor di pagi hari, mengantarmu bersekolah untuk belajar dan berlari-lari.  Kamu di paling ...