Skip to main content

Posts

Showing posts from February, 2015

The Best

"are you happy to have me as your mom?"

"yes, I am."

"have you ever think of a better mom? 
and you wish her to be your mom? 

"no, you are the best mom."

"you are the best kid also. 
you and la luna are my precious."



we kissed and went to bed. 







A Little Note

Let me take you to one of my emotional post.

Never at once; someone who got married with the reason of building life together, wanted a divorce. But who knows things that would came up along the marriage? A divorce is the last thing someone would do. Not because they are not strong enough. It is because they are tired to wake up on the same day everyday. Maybe, it is because they urge the need of moving on their life.

And so I did.

The best thing of the worst things happened was, we decided it together. We got to the court together. We wrote the testimony together, consulted every lines to each other and made sure they are accepted by both parties.

What we started well must end well.

And here comes the saddest part, our son. God knows the regrets we had, and still having, for what he has been through.  We did mistakes for our marriage, we cannot do mistake to our son.  If anyone would ever asked how me and my ex could still meet each other nicely and peacefully, the answer will only …

Oh, hello Kenny Rogers

Setelah dua kali gagal, akhirnya berhasil juga bikin ayam panggang simpel tapi enak ala Kenny Rogers. Yang pertama, salah bumbu. Terlalu heboh bumbunya. Yang ke dua, rumah penuh asap karena bakar ayam dan masih berdarah-darah juga dalamnya. Yang ke tiga, Alhamdulillah lebih sukses.

Saya pakai 4 potong paha double (paha atas - bawah), kalau dihitung-hitung sama aja dengan satu ekor ayam ya.
Tiga siung bawah putih digerus, campur dengan satu sachet Masako ayam (oh I love Masako by the way, it is just magical! hahaha), balurin di setiap permukaan ayam.
Taruh di dalam kontainer tertutup, masukkan ke dalam lemari es selama beberapa jam supaya menyerap. Di kasus saya kemarin, saya bumbuin pagi lalu proses sorenya menjelang makan malam.

Setelah kira-kira menyerap, kukus selama tiga puluh menit dengan api kecil.

Siapkan 2 siung bawah merah, gerus halus lalu campurkan pada 1 sendok makan mentega yang sudah dilelehkan. Oles lelehan mentega dan bawang di seluruh permukaan dengan kuas, lalu pangg…

Musim hujan

Titan:
"Ah, ujan lagi ujan lagi. Rugi deh nih"

Bunda:
"Lho, kenapa?"

Titan:
"I will lose my job. You don't need someone to water the plants in rainy season."

Bunda:
"Oh, about that. Well, you can weed. They grow furiously in rainy season."

Titan:
"But it is hard, you need to pay me more."


Laaaaah, dia nawar hahahaha

Responsibly Happy

Menjelang tahun baru 2015, kami sekeluarga mengalami perubahan-perubahan besar. Perubahan yang membiasakan kami untuk hidup lebih 'seadanya' dengan mengurangi fasilitas-fasilitas yang berlebihan. Kenapa? Karena ternyata tanpa kita sadari, selama ini kita hidup terlalu manja. Baik anak-anak maupun saya. 
Mulai Masak Sendiri
Sebenernya agak malu cerita tentang hal yang satu ini: sekian tahun berumah tangga dan punya rumah sendiri, baru sekarang pontang-panting nyiapin asupan makanan buat sendiri, suami dan tentunya anak-anak.
Lah, ... emang selama ini begimanaaaaaaa?
Nah, ini nih bagian malunya. Karena saya selama ini bekerja, jadinya urusan makan malam dan makan anak-anak saya catering sama ibu. Bukan saja karena lebih simpel, tapi karena masakan ibu saya luar biasa enaknya (ya, menurut saya sih ... anaknya! Hahaha). Paling weekend saya masak lucu-lucuan, atau masak buat anak-anak. Sisanya mah ... cincay! 
Nah, sejak pertengahan Desember 2014 lalu, saya memutuskan untuk berbela…