Sunday, November 09, 2014

Who actually the rich people



Malicca few days ago. 
He woke up and told me a story about his dreams.


T: nda, titan mimpi aneh deh. Masa titan mimpi ada di kamar mandi, pipis, tapi atapnya bolong -bolong gitu. Kaya rumah orang miskin.

Me: eh, apa itu orang miskin?

T: orang yang enggak punya uang, jadi dia engga bisa betulin atap rumahnya kalo di mimpi titan.

Me: hey, enggak gitu ah sayang. Do you know, ... the poor people you mentioned just now; is the richest man however.

T: lho, kenapa?

Me: coba titan perhatiin. Kalau mereka pergi, mereka selalu bawa bekal makanan atau minuman. Dan kalau orang minta, pasti mereka kasih. Coba kalau orang kaya, mereka ngga bawa bekal minum karena mereka pikir mereka bisa beli. Saat terpaksa engga ada yang jual, akhirnya mereka minta juga.
Terus, orang miskin yang kamu bilang tadi, naiknya kendaraan umum. Semua orang boleh naik selama space-nya masih ada. Tapi orang kaya yang menurut kamu  punya uang, mereka naik mobil sendiri dan orang lain engga boleh ikut.

T: iya juga ya.

Me: nah, makanya. Enggak baik bilang orang kaya atau orang miskin. Kaya itu, artinya memiliki sesuatu dalam jumlah banyak. Nah, kita semuanya orang kaya. Ada yang kaya harta dan ada juga yang kaya hati. Ada juga yang kaya pengetahuan, senangnya bagi-bagi ilmu karena ilmunya dia ada banyaaaaaaaak.
Nah, kalau bunda dari dulu diajarinnya sama aki dan nini, kalau ada orang yang minta dan kebetulan kita punya apa yang dia minta; ya dikasih aja. Karena, orang enggak akan minta kalau enggak terpaksa. Tapi, kalau memberi, jangan lupa sisakan untuk diri sendiri.
Kalau Titan mau jadi orang yang mana?

T: kan titan udah pernah bilang, i want to be a rich man with and a good man.

Me: nice choice!

No comments:

Post a Comment

Let's cut the crap from the question of Which Mom Are You?

A few years back, social media was being fussy about working mom versus stay at home home. What a nonsense brag! Since I went through ...