Skip to main content

Posts

Showing posts from 2014

The last day of 2014

i am not the kind of person who make new year's resolution. maybe because i know those would only be plans. maybe because i have learnt, that if you want something; you would have did it already.

i am the kind of person who prefer to reflect, or make reviews of what i have gone through.
like today, the last day of the year 2014.

two thousand and fourteen has been generous. it gives me experience being a full-time mom. it has been luxurious, though i struggled for quite sometimes. now i can enjoy it better. i start to have the acceptance of me not being updated or less exposed with news. i start to accept the single income situation and have become the expert of cutting off budgets and wish-lists.

when you don't know, things are much simpler. 

two thousand and fourteen has been a detour of my parenting style. has been a not-so-cool mom , because i have just realised there are so many things i have missed in nurturing and growing titan and la luna yet i tried to catch up within a…
sometimes, you do what you have to do.
sometimes, with no reason. you just have to.
then after you did it, you found something new.
that the new thing you did, turned out to be the answer of problems that you had.

life, uh?
answers never come straight to your nose.

have you found yours?






Bunda, kenapa orang masuk penjara?

Me and my son on a fine morning, earlier back then.



Malicca:
Nda, kenapa orang masuk penjara?

Me:
Hmmm, ... mau jawaban jujur atau mau jawaban bener?

Malicca:
Apa bedanya?

Me:
Pilih dulu, dong.

Malicca:
Apa aja tadi pilihannya?

Me:
Mau tau jawaban bener, atau jawaban jujur?

Malicca:
Hmmm ... yang bener apa?

Me:
Jawaban benernya, orang masuk penjara karena dia berbuat salah atau melanggar hukum.

Malicca:
Kalau jawaban jujur?

Me:
Jawaban benar itu, ya benar.
Jawaban yang jujur itu, jawaban asli sesuai fakta. Yang benar-benar terjadi.
Enggak selalu benar, sih.

Jawaban jujur tentang kenapa orang masuk penjara adalah,
1. Karena dia berbuat salah, ... DAN ketahuan.
2. Orang masuk penjara karena, ... dia enggak bisa membuktikan bahwa dia benar.

Malicca: diam.

Me (dalam hati):
I know, son.
You might not understand me.
But I know you will, someday.


Hari ini, saya merasakan kekuatan cinta

Setelah kegagalan saya dengan bahtera (ciyeee) perkawinan saya yang pertama, agaknya saya jadi berhenti berharap akan sesuatu. Hmmmm, maksudnya, I do believe in hope, yes. But not to expect. Setelah turn-over besar dalam hidup saya itu, saya berusaha untuk ngejalanin aja kehidupan apa adanya. Apa yang bisa dilakukan, ya dilakukan. Kalau kepengen sesuatu dan mampu, ya dapetin. Yang jelas-jelas terlihat dan terasa ajalah, udah enggak mau lagi set up target yang gimana-gimana.

Itu juga yang membuat saya memutuskan untuk berhenti kerja kantoran: karena pada saat itu memang saya lebih dibutuhin di rumah. Iseng-iseng punya bisnis kecil ya anggap aja bonus, karena memang enggak pernah terpikirkan sebelumnya. Mungkin itu sebabnya bisnis yang bentuknya kecil di mindset saya; tetaplah kecil. Belum terpikir untuk menjadikannya besar dan meraksasa. Niat saya, bisnis kecil itu tetap berjalan sampai Luna besar. Kali-kali aja seiring waktu, caramel bebikinan bisa jadi seperti nutella saat Luna punya…
sudah berapa kali ya saya cerita, kalau setelah umur tujuh tahun itu tiba-tiba anak jadi 'gede'. makin punya keinginan, makin susah diatur, makin semau-maunya, makin gampang sakit hati, makin sensitif, dan tentunya mulai banyak konflik.

tentunya semua itu enggak semerta-merta, sih. saat itu memang secara fisik pun mereka sedang berubah. yang paling jelas: gigi. mungkin, hampir semua anak umur 7 - 8 tahun gigi depannya ompong dua atau empat. iya, umur segitu waktunya gigi susu tanggal berganti gigi dewasa. alhasil, mereka juga dilanda krisis percaya diri yang amat sangat. walau rame-rame mengalami hal itu bersama temen-temen lain di kelas, tetap rasanya malu. apalagi kalau di kelas ada kecengan.

duh. 

umur segitu juga umuran masuk sd, jenjang sekolah yang range umurnya paling besar dibanding tk, smp dan sma. melihat teman-teman sekelas yang mulai beragam dan melihat ke atas, sang kakak kelas. bingung antara harus tetap jadi anak mama kaya waktu di TK atau harus jadi anak gede ka…

Who actually the rich people

Malicca few days ago.  He woke up and told me a story about his dreams.

T: nda, titan mimpi aneh deh. Masa titan mimpi ada di kamar mandi, pipis, tapi atapnya bolong -bolong gitu. Kaya rumah orang miskin.
Me: eh, apa itu orang miskin?
T: orang yang enggak punya uang, jadi dia engga bisa betulin atap rumahnya kalo di mimpi titan.
Me: hey, enggak gitu ah sayang. Do you know, ... the poor people you mentioned just now; is the richest man however.
T: lho, kenapa?
Me: coba titan perhatiin. Kalau mereka pergi, mereka selalu bawa bekal makanan atau minuman. Dan kalau orang minta, pasti mereka kasih. Coba kalau orang kaya, mereka ngga bawa bekal minum karena mereka pikir mereka bisa beli. Saat terpaksa engga ada yang jual, akhirnya mereka minta juga. Terus, orang miskin yang kamu bilang tadi, naiknya kendaraan umum. Semua orang boleh naik selama space-nya masih ada. Tapi orang kaya yang menurut kamu  punya uang, mereka naik mobil sendiri dan orang lain engga boleh ikut.
T: iya juga ya.
Me: nah,…

spinach chips

as an attempt for finding alternatives for healthier snacks and to set up good habit for kidos to eat more veggies, i finally found some vegetable chips recipe. i tried this one because it looked easy and it actually was. i did not use parmesan cheese, instead, i add some sesame oil and a dash of salt.  we love the taste.
i got the recipe from here.





books update

for the past month, i tried to awake my old reading habit.
amazingly, i managed to read some books.
hopefully, will read some more no matter how tired i am.










untuk ibu rumah tangga yang sendirian ngurus dua anak dan rumah (dan saya yakin bukan cuma saya aja yang mengalami ini), menunaikan perjanjian ke dokter bukanlah perkara mudah. pertama, meluangkan waktu untuk riset mencari dokter yang sesuai kata hati dan bisa diterima logika. ke dua, mengatur jadwal yang sesuai dengan aktivitas ibu, aktivitas rutin balita dan tentunya aktivitas si kakak; yang mana dialah yang harus bertemu dengan dokter matanya untuk cek up.

saya enggak sebegitu rajinnya setiap tahun cek mata anak-anak, tapi buat titan; sejak lahir ini sudah yang ke tiga kalinya ke dokter mata. sebelumnya karena mata bintitan dan belekan terus, nah kali ini memang sengaja diniatin cek up karena kekhawatiran saya atas durasi main minecraftnya akhir-akhir ini. saya memang paling parno kalau sudah berurusan dengan mata. pernah saya ke dokter mata hanya karena kelilipan yang sudah seminggu lebih enggak kelar-kelar. ternyata benar, kelilipan serbuk entah apa yang amit-amit kecilnya dan ka…

break a breakie

morning is my favorite time of day, kalau saja enggak harus grabak grubuk antara nyiapin kakak sekolah atau mengasuh adek yang pagi pagi (seringnya) cranky. 
sarapan, juga waktu makan yang paling disuka. karena itu, kalau lagi lengang, mood oke dan persediaan makanan di kulkas lengkap, saya suka lebih 'usaha' bikin sarapan :D ... enggak cuma roti oles nutella :p 










lyfe, lately.

sejak titan masuk sd, memang ada perubahan yang besar yang saya dan ariawan lakukan terhadap pola pengasuhan. yaitu, membiarkan dia memilih dan mengenal konsekuensi. jangan pernah konsekuensi itu harus ditanggung orang lain alias ngerepotin orang lain. kita, orang tua, hanya memberitahu mana yang benar dan mana yang salah. sisanya, dia harus lakukan sendiri.

sekarang, titan sudah kelas dua. berarti sudah dua tahun perjalanan memperkenalkan dia jadi anak yang bisa bertanggung jawab dengan dirinya sendiri. kita belum berhasil, saya harus bilang itu. tapi ini adalah proses dan kita, terutama saya, masih nabrak-nabrak juga dalam praktek sehari-harinya.

kenapa dimulai sejak sd? karena kita merasa seorang anak kalau sudah sekolah itu sebenarnya sudah mengerti tentang peraturan, tentang kewajiban, tentang orang lain. logikanya sudah berjalan. karena itu, mereka suka nyambung-nyambungin sendiri (connect the dots) yang kadang-kadang, nyambunginnya ya masih salah. nah, di situlah peran orang tu…

learning style

why do we have different learning styles?
because each people has different brain. different size, different capacity, different connections amongst its nerves.

this post was inspired by malicca, my second grader who has hard time taking orders and listen to his mom. me.

maybe, because he is in the phase of being rebellious. this shall pass, some said.
okay, that was the shortest and easiest answer a parent can make. but what if it is not? what if he is just being ... him? and the phase would not be a phase but be a forever and ever?
then i start to ponder what have gone wrong. after a few cups of coffee and lots and lots and lots of this jaw of mine did its exercise *read: munching* ... well, maybe, i have treated him the wrong way.

maybe i did not clear enough. or blame my tone of voice that is a bit cartoony. or maybe i talked too much. or maybe he did not understand the words i use. or maybe he is overload with all the distractions around him. or maybe he was thinking of his world…

i am NOT a baby

i have this bad attitude: forgot to bring my towel when i take shower. and so was today.
luckily, there was malicca in the bed room. playing minecraft, like what he always do at late afternoon.

me:
malicca, would you give a hand?

him:
yes, what can i help bunda?

me:
would you please please get my towel? i forgot to bring it in *feeling guilty as charged*

him:
okay (then he handed me the towel a few seconds later)

me:
thank you so much, baby.

him:
i am not a baby.

me:
oh, what are you then?

him:
i am a BIG BIG BIG boy.

me:
oh, okay ... *sad*

maliccamomment

it has been a while since i last post malicca's drawings for me....









telat dan telat banget

masih berkutat dengan anak yang terlalu santai berangkat sekolah dan akhirnya ... telat!
ternyata saya masih belum legowo untuk menjadi fasilitas belajar. masih nervous kalau liat si anak nyantai dan enggak merasa ada yang salah kalau telat datang ke sekolah.

saya orang  yang percaya, kalau saya ninggalin rumah sambil misuh-misuh, pasti sepanjang jalan sampai ke tempat tujuan itu enggak lancar. banyak yang bikin kesel dan semuanya jadi enggak bener. begitu juga pagi ini.

saya bangunin titan sekali, and thats it. anaknya manis banget, lima belas menit kemudian kucuk kucuk turun tangga dan mandi. tapi along the way, karena dia merasa sudah bangun cepat, maka bersantai-santailah dia melakukan ritual-ritualnya. dia enggak ngerti, bahwa dia bangun cepat pun harinya sudah siang. alhasil, ya jadi telat juga berangkatnya. ndelalah di jalan kena metromini mogok pas banget di depan mata, trus kejebat gridlock di perempatan.

di perjalanan, sontak dong saya nyerocos.
paling juga nggak didengerin sih s…

7ime for manners

supaya bisa makan dengan nyaman, saya biasanya nyiapin minum dulu sebelum mulai makan. begitu juga tadi malam. segelas besar teh manis hangat udah nangkring di atas meja, reward buat saya saat selesai makan nanti. ouw, ... nggak sabar pengen menenggak teh manis anget itu ... gluk gluk gluk!

tiba-tiba, di tengah makan, ada tangan kecil menyambar gelas gendut teh hangat saya.
"eh, enak aja. it is not yours."
"dikit aja, nda. dikiiiit aja."
"enggak boleh, that is mine."
"bunda pelit"
"emang!"

lalu, saya melanjutkan makan dan melihat si bocah tujuh tahun bersungut-sungut sambil mengambil gelas dan mulai menuang air teh dan gula. saya liatin aja sambil senyum-senyum dan bilang "nah, itu kan bisa bikin sendiri. masa buat diri sendiri aja males, sih? jangan dong."
ndelalah, si anak malah pasang tampang bete dan memutar bola matanya. DI. DEPAN. SAYA.
saya langsung melengos, enggak mau liat.

setelah makan, dan minum teh anget saya den…

a little detour

"Nda, kamu enggak capek ngeburu-buru Titan seeetiap pagi, untuk pergi sekolah?" tanya ariawan suatu pagi. *saya diam. ya capek sih. dan saya yakin, ariawan tau itu. makanya dia nanya.* "yang perlu sekolah itu, anaknya atau kamu?"
*glek*

pertanyaan itu tiba-tiba membangunkan saya dari mimpi kelamaan jadi pelindung anak-anak. padahal, jauh di balik kekhawatiran terlambat sekolah; ada kekhawatiran lain lagi. yaitu keinginan untuk tetap bisa mengontrol ekspektasi hari itu. berangkat tepat waktu, itu berarti pulang ke rumah tepat waktu, luna sarapan tepat waktu, saya mandi tepat waktu, luna tidur siang tepat waktu, saya istirahat tepat waktu, semua tepat waktu dan hari itu pun berjalan normal sesuai dengan time slot yang sudah saya harapkan.

iyes, pengharapan saya sendiri.

tapi, saya malah jadi lupa; bahwa harapan supaya anak-anak jadi anak yang bertanggung jawab bisa dimulai dengan membiarkan mereka belajar memanfaatkan waktu mereka sendiri. kenapa sih saya enggak membiarkan …

Ikhlas itu...

... susah!

I live in a world where a woman can be everything.
Yet I don't have to be everything.

sepuluh bulan sudah jadi full time mom di rumah. yeah, ibu rumah tangga lah judulnya. rasanya cepat sekali, engga terasa. melewati masa menyusui eksklusif, weaning, baby led weaning, graduation TK, orientasi SD, menyaksikan langkah pertama anak, menyaksikan cinta pertama anak, antar-jemput, gubrak-gabruk saat mom capek dan berubah jadi momster, melalui dua tifus, ... and keep rocking to this very moment.

sepuluh bulan, dan masih mencoba untuk ikhlas.

mencoba ikhlas bahwa yang dilakukan sekarang ini jauh dari penghargaan yang terukur. jauh dari takaran piala emas, perak atau perunggu di panggung perhelatan dunia periklanan. misalnya, rumah sudah capek-capek dibersihin ya pasti acak-acakan lagi dan harus dibersihkan lagi. atau saat sudah capek-capek masak, toh titan minta menu lain yang super simpel: nasi goreng ceplok telor. apa yang mau dihargai kalau bentuk karya ibu rumah tangga aja …

Karma

have you ever wonder what kind of life you and your kids will have when you get old?
i mean ... those rhetorical questions like would the kids be a good boy and girl in the future? would they be useful for the community? would they be useful for themselves? would they have a good job or career? would they survive the world? what would they think of you, their parents? would they take care of you as you will have a gradual hearing loss, memory loss and live as a retiree with limited amount of money? would they be happy? would you be happy seeing them?

well, i do. and i am sure you do too.

and having said that, since i would never be able to answer that, i reflect myself to what is happening to me now and my relation with my parents and other family members. have i been a good child? have they fed me with halal? what mistakes and goods they have made, all the deeds that make me what i am today: a karma for my parents.

and my children, will be my karma too.

then suddenly i am in a deep mourn,…

I want to be a good boy

Me, talking to La Luna:
Hey, pretty girl. Come here and get your dress change.
And you, handsome boy, go finish your homework.

Titan:
Ow, me ... handsome!

Me:
Yes, hmm... I think I have new nicks for you two.

Titan:
Yes, I like handsome. And Naira will be the pretty girl.

Me:
Which one do you choose, a handsome boy or a good boy?

Titan:
Good one.

Me:
Why?

Titan:
Because I want to be very good.

Me:
Nice one. Always remember that.

guru yang baik. gimana, sih?

titan udah tiga minggu ini efektif belajar di kelas dua. selain duitnya, yang lain enggak berasa udah berjalan sejauh ini. yes, memasuki tahun ke tiga sekolah high scope. memasuki tahun ini, jujur saya agak deg-degan. guru di grade 1 bisa bilang bahwa pengajaran tidak memberatkan pada akademis, tapi di kelas 2 ini mereka wanti-wanti bahwa beban akademis pasti akan meningkat.

lalu, hal pertama yang saya cari tahu saat initial meeting dengan principal adalah, mencari tahu siapa guru-guru titan nanti. dan menurut teman-teman sesama orang tua murid, kelas titan mendapat guru terbaik yang pernah mereka temui: Miss P.

pertama saya bingung, seperti apa sih guru yang OK banget itu?

hari demi hari, saya mengumpulkan fakta seperti apa si miss P ini. berusaha untuk memahami apa maksud teman-teman dengan definisi guru terbaik di sekolah. well, saya enggak punya checklist dan kriteria sendiri tentang guru terbaik, tapi so far ini yang saya dapat.

pertama.
di hari pertama titan masuk sekolah, saat saya …

#lebaran2014

postingan #ramadhan2014 belum lengkap, tau-tau udah nongol judul baru #lebaran2014 aja hahaha

well, jadi gini ceritanya.
tiba-tiba si mbak di rumah nini, yang notabenenya tetanggaan sama kita, tiba-tiba pulang sebelum waktu yang dijanjikan. jadilah kita semua sibuk kerja bakti bantuin nini - aki yang umurnya sudah di atas 65 tahun, mulai dari dalam sampai luar. kamar mandi sampai garasi. lap-lap sampai mencuci. apalagi nini itu clean freak. kalau kata aki, nini suka memaksakan rumah untuk selalu kinclong seperti istana nabi sulaiman. padahal, tenaganya sudah jauh menyusut. aku sih ketawa ajalah. ya memang sudah sifatnya seperti itu, mau gimana dong. udah bagus hobinya bersih-bersih, daripada hobi belanja? lebih pusing lagi kan, ki?

ndelalah, si mbak part-timer di rumah kita pun ikutan ambil cuti mendadak seenaknya. 3 minggu, bayangin! pun tanpa pemberitahuan sebelumnya. ujug-ujug gak masuk dan ngirim anaknya yang masih sd untuk minta 'izin'. jadi, ya gitu deh ... sudahlah bebe…

Oh you failed me, Mr. Jobs.

Yes, Mr. Jobs ... you said computer should be personal. But look at what's happening now, my kids are having a cat fight over a macbook for Barney video and Minecraft; apps you did not create for apple.

Both cried, so greater interference should give a go.

Me:
Titan, yuk kita problem solving. Bunda di sini mewakili adek luna untuk solve the problem, karena adek masih terlalu kecil untuk diskusi sama kamu.

Titan:
OK

Me:
So, what is the problem?

Titan:
Itu, adek ngerebut komputernya buat nonton Barney pas titan lagi main Minecraft. Ini kan weekend, Titan cuma boleh main Minecraft on weekend, kan? Kalau diganggu adek nanti jam main Minecraft Titan jadi berkurang. Titan nggak mau.

Me:
O, gitu tho masalahnya.
OK then, kamu punya solusi apa?

Titan:
*mikir lama*
Enggak tau, Titan enggak punya ide solusinya apa.

Me:
Hmmm, kalau gitu Bunda aja yang kasih solusi. Bunda punya 3 solusi, Titan pilih yang mana. OK?

Titan:
OK *masih dengan mulut bersungut-sungut dan bersuara tipis habis nangis*

Me:
Solusi pertama, k…
ramadhan 2014, hari #17 : children have the biggest survival rate


jam satu siang lewat tiga puluh menit.
ada janji initial meeting awal tahun di sekolah titan, ... ya; di jam yang sama.
tapi mobil mogok, kelamaan enggak dipakai dan enggak dipanasin jadi ngambek.
rumah pun kosong, enggak bisa titip la luna.

akhirnya,
dengan segenap keberanian melanggar peraturan dan melewati batas kenormalan penjagaan kenyamaan anak yang dibuat sendiri, aku, titan, luna dan aki meluncur ke sekolah titan naik motor.
di hari panas bulan puasa, saat luna genap berusia 1 tahun 1 hari.

sepanjang jalan, aku mentertawakan diri sendiri.
mentertawakan keadaan, tepatnya. padahal kesalnya bukan main. sama dengan level panas matahari siang itu.  tapi saking kesalnya, bawaannya malah jadi pengen ketawa. apalagi melihat titan ketawa-ketawa senang karena naik motor rame-rame.
luna aku ikat dengan wrapper di dada. mukanya tegang dan takut, merungkut di dada sambil melihat-lihat pemandangan. kali pertama dia naik motor. saat pul…
ramadhan 2014, hari # 16 : kali pertama sang bulan kelilingi matahari


enggak ada kata lain yang terucap selain syukur. 
atas kebersamaan yang masih bisa kami dulang bersama di bulan ramadhan ini. 
dan mengucap doa, 
untuk sang bulan yang mulai menjejak. 

selamat ulang tahun, sayang. 
amin untuk semua yang baik-baik. 
















ramadhan 2014, hari #15 : UKM united


wajar kalau ternyata, pembeli awal UKM adalah teman-teman dekat dan saudara-saudara kita sendiri.
tak lain ya karena lingkupnya kecil. cuma tau dari mulut ke mulut.
tapi ternyata, kepuasannya jauh lebih besar.
dan hari ini kami bersatu, meramaikan hari raya dengan hantaran karya tangan-tangan kami.

every minutes well spent.
i bet the kids had the same feeling too.

buat karya hari ini bisa diintip di instagram @bebikinan & @skoci_






Rule #1

Yes, rule #1 is to love yourself, and accept who you really are.
Diets are for those who hate themselves. A lot.

I love you, babycakes.






bad people out there

setting:
di teras belakang sambil nemenin titan makan siang (enggak puasa karena enggak mau sahur), dan terjadilah percakapan ini.

me:
tan, kamu tahu enggak, saat ini; detik ini dimana titan lagi makan nasi goreng kornet telor ini, di belahan dunia sana ada yang lagi perang. they are in a worst condition.

titan:
oya?

me:
iya, negara yang diserang namanya palestina. yang menyerang, namanya israel.

titan:
perang kenapa, nda?

me:
well, biasanya, semua perang itu sama sih alasannya. berebut tanah. land, the ground you stand, you live with your family and the whole nation. kaya gini contohnya. ini kan rumahnya titan, bunda, adek dan bubu. tempat kita main, bobok, mandi pakai air hangat, di kulkas isinya makanan-makanan kita, di halaman belakang tempat kita main, pohon sawo mangga dan nangka punya kita yang kita petik buahnya kapan aja dia berbuah. tempat tidur juga punya kita yang bisa bikin kita nyaman bobo. nah, suatu hari ada orang lain masuk ke rumah. tiba-tiba! udah gitu, orangnya enggak sendiri…
ramadhan 2014, hari #11 : sahabat

ternyata, punya anak perempuan itu beda rasanya dengan punya anak laki-laki.
sulit dijelaskan, tapi bisa dirasakan.
tahun lalu, tuhan memberi berkah ramadhan terbesar untukku, mengirimkan bulan ke pelukan.
alhamdulillah, berkahnya makin terasa besar hari demi hari. hingga hari ini, dia berjalan menggandeng tanganku.

lengkap rasanya.

punya anak laki-laki yang sangat melindungi, dan punya anak perempuan yang semoga bisa menjadi sahabat hingga aku tua nanti.





























ramadhan 2014, hari #10 : sisi baik

nini ditinggalin pembantunya yang baru 10 bulan, tapi saya yang ngerasain patah hati. masalahnya ibu saya itu sudah sepuh, tapi buat dia standar rumah bersih itu tinggi sekali. jadi, kalau rumah enggak bersih dia pasti bersih-bersih; enggak peduli dia sudah sepuh, lagi berpuasa, dan punya kecenderungan bagi vertigonya untuk kambuh kalau kecapekan. 

tapi ada satu hal yang selalu saya dapati kalau pembantu pulang kampung. rumah jadi lebih rapi dan bersih. padahal, biasanya, mau dibersihin setiap hari pun tetap aja keadaan rumah sore hari itu selalu berdebu dan enggak rapi. 

ternyata, kalau enggak ada pembantu, masing-masing penghuni rumah jadi lebih sadar diri. lebih punya empati dan rasa tanggung jawab menjaga rumah tetap bersih. karena, kalau enggak, mereka-mereka juga yang harus membersihkan. 


*selonjoran kaki dulu, sebelom kebut-kebut lagi* 

Janji

Dari hari Kamis minggu lalu, titan menginap di rumah eyang. Titan bilang, dia akan kembali hari senin. Seperti biasa, saya bekali semua keperluan dia sampai vitamin; jadwal dan tentunya ... workbook. Supaya dia mengerti, liburan bukan berarti kebebasan yang sebebas-bebasnya. Masih ada kewajiban belajar dan mengulang pelajaran yang masih harus dia lakukan. Kesannya kejam ya, tapi beneran kok. Workbooknya Titan itu menyenangkan banget untuk dikerjain; jadi saya tidak merasa berdosa mewajibkannya untuk tetap belajar saat liburan :)

Nah, hari ini hari senin. Pagi-pagi saya sudah telfon dia untuk bertanya; apakah dia puasa atau enggak. Karena kalau enggak puasa, saya mau masak makanan kesukaan dia. Ternyata Titan enggak puasa, karena enggak bangun sahur dan dia minta dimasakin ikan dori goreng ala-ala bunda untuk makan malam.

Tiba-tiba, sorenya saya terserang demam dan ikan dori masih tergeletak belum sempat dibumbuin. Karena proses pengolahannya bakalan cepet, saya enggak khawatir sih. Ting…
ramadhan 2014, hari #9 : down with typhoid

buka puasa jam 3, karena tiba-tiba badan menggigil dan panas tinggi. 
si bakteri nakal datang kembali. 
Ramadhan 2014, hari #8 : menolak lupa

... tapi jadinya malah lupa. 

setahun yang lalu, perut masih membuncit dengan derita sakit punggung dan pinggang yang luar biasa. tak tahunya, seminggu kemudian lahirlah si bayi mungil. sejak itu, saya lupa apa yang terjadi dan tahu-tahu, hari ini tawaf keliling mall untuk mencari kado ulang tahunnya yang pertama. 

dibandingkan dengan titan dulu, saya hampir ingat setiap milestonesnya. ingat juga hal-hal lucu yang pertama kali dilakukan olehnya. tapi dengan luna, waktu terasa terlalu cepat berlalu sehingga otak saya kurang bisa merekam setiap kejadian. 

apa karena sekarang saya yang mengasuhnya sendiri setiap detiknya? jadi, terlalu banyak hal mengagumkan yang terjadi hingga kapasitas memori saya tumpah ruah? 

tapi biarlah. walau saya lupa, semoga dia ingat kebersamaan kami di setiap detiknya. 
karena saya, tidak lupa rasanya.