Sunday, September 08, 2013

Crispy juicy broccoli & sausage schotel

Hari Sabtu sore kemarin officially 'kesambet' lagi sama setan kompor. Karena gemes ngeliat brokoli yang belom sempat dimasak-masak, ngeliat roti tawar yang masih banyak tapi tanggal kadaluarsa semakin dekat, ditambah mood 'lagi pengen' yang tiba-tiba merongrong.

Akhirnya, dengan bermodalkan Bismillah dan semangat coba-coba jadilah penganan ini. Karena nggak pakai resep, aku coba ingat benar-benar takarannya supaya bisa dishare.

Basically, idenya diambil dari resep schotel tapi dimodifikasi cara bikin dan bahan dasar karbonya.

Bahan-bahannya, 
1,5 cups plain milk
3 butir telur ayam
4 lembar roti tawar, potong dadu
1 bonggol brokoli (potong per kuntum lalu siram air panas, sisihkan).
3 buah sosis, iris tipis
1/2 blok keju Kraft quickmelt, potong dadu. 
1/2 butir bawang bombai iris kecil
1 sdm margarin / butter untuk menumis bawang bombai
Garam dan merica secukupnya
Keju mozarella secukupnya untuk taburan
Cups aluminium foil atau silicon atau loyang apapun untuk wadah

Caranya, 
tumis bawang bombai sampai harum (jangan sampai berwarna coklat) dengan mentega atau butter lalu masukkan ke dalam adukan telur dan susu. Tambahkan garam dan merica secukupnya lalu sisihkan.

Di dalam cups aluminium, masing-masing tatalah beberapa kuntum brokoli (aku masukkan 3), irisan sosis (aku masukkan 4-5) dan dadu keju Kraft Quickmelt  (aku masukkan 5) lalu taburkan dadu roti di atasnya. Dengan resep ini, kemarin aku dapatnya 10 cups aluminium ukuran kecil.

Setelah itu panaskan oven suhu sedang (kemarin aku level 6, kurang tahu juga yah berapa derajat hihihihi) setelah siap segera tuangkan kuah susu telur ke dalam masing-masing cup. Nah, tuangkan sampai cup penuh ya. Setelah itu dia akan menyusut karena terserap roti. Kalau sudah menyusut, biarkan saja jangan ditambahkan lagi. Jangan lupa taburkan keju mozarella parut.

Kemudian panggang di oven selama 15-25 menit (aku kemarin sekitar 22 menit). Tergantung selera juga, maunya basah atau agak kering. Kalau aku suka keju di atasnya agak kosong.

Inilah hasilnya ... tadaaaaa!



Rasanya enak, ternyata taburan roti di atasnya menjadi semacam croutons kering rasa keju.
Begitu di sendok dalamnya, teksturnya juicy karena keju yang meleleh dalam campuran susu dan telur. Ah, yummy! Cocok banget buat anak-anak (kita-kita mah jangan sering-sering ya... bahaya hahaha) sampai-sampai Malicca bilang "You are amazing Bunda!" dan habis 2 kotak sekali makan.

Cemilan ini enaknya dimakan panas-panas, jadi berasa banget crispy-juicynya. Dan sepertinya memang cocoknya ditaruh di cup kecil-kecil karena pas disendok ada cairannya yang juicy. Kebayang kan kalau ditaruh di loyang besar trus berantakan kemana-mana dan malah jadi kering tengahnya :)

Next time mau coba isi bayam atau apel kayu manis, ah! *Nunggu kesambet lagi*

Tentang kamu di suatu pagi

Saat itu. Aku, aki dan dirimu; La Luna.  Naik motor di pagi hari, mengantarmu bersekolah untuk belajar dan berlari-lari.  Kamu di paling ...