Skip to main content

Posts

Showing posts from August, 2013

Dunia Bayi

Bunda, ada nggak sih dunia bayi?

Maksudnya? Semuanya punya bayi, gitu?
Iya. Bapaknya bayi, ibunya bayi, yang jualan juga bayi
Oh hahahaha ... there is no such  a thing, sayang. Kenapa emangnya?
Ah, mauuuuuuu!
Hahaha kenapa Titan pengen ada di dunia bayi?
Iya, supaya Titan bisa jadi bapak. Langsung punya bayi. Bayinya langsung bisa jalan jadi nggak nunggu-nunggu. kalau nunggu tua kelamaan Nda. Musti gede dulu, sekolah dulu, kerja dulu, baru jadi bapak trus baru deh punya bayi. 

... but there are some rules.

Mencontek ibunya (dan juga di lingkungannya), sekarang Titan juga suka ikut-ikutan bikin rules.
Rules yang dia ciptakan terakhir adalah rules saat dia membaca cerita sebelum tidur, baru aja dibikin tadi malam.


T: OK Bunda, I will read you bedtime story but there are some rules.
B: Uh? What rules?
T: Listen carefully. No questions and no photo-photo and upload them to Path. 

#Ouch
#Jleb

B: Okay! (but I will surely put this in my blog!)
*selimutan, umpetin handphone dan akhirnya ketiduran bareng*

I'm sorry Malicca

Sorry for not having much time to cuddle you.
Sorry for not having much patient to answer your curiosity.
Sorry for me got overslept while reading you a bedtime story.
Sorry for having less intention to your term plan.
Sorry for not having much ideas to do for our weekend.
Sorry for the never-ending 'beberes' rumah.
Sorry for I haven't frame all your paintings.

24 hours like not enough,
and you know why.

Will catch up with you soon, baby.

Finally!

After years, you finally agree to stay in your own bed room.
(and we all move in to your room at night because you are too afraid to sleep alone. sigh)

Well anyways,  ... enjoy, babies!
(I envy you, Malicca. I got my own bed room when I was twelve!)

Yes, you should be grateful.
Always.







P36

Sudah dua minggu terakhir ini pattern-nya Luna berubah. Dari yang biasanya bangun malam setiap jam 11 dan jam 3 pagi; sekarang sudah mulai tidur blas sepanjang malam dan bangun jam 7 pagi. Pas banget sama jadwal bangunnya Bubu dan Kakak Titan.

A good thing? Yes.

Tapi memang selalu ada dua sisi di setiap mata uang. Bagusnya, karena jadi bisa tidur pulas sepanjang malam. Paling memang otomatis terbangun untuk ganti diaper. Jeleknya, bangunnya bayi berbarengan dengan berawalnya aktivitas semua orang di rumah cukup bikin pusing kepala juga. Jadi harus gendong-gendong Luna (yang suka cranky kalau pagi jadi nggak bisa ditaro aja di crib / stroller) sambil siapin lunch box untuk Bubu dan Kakak Titan. Belom lagi bolak-balik ngecek apakah Kakak Titan sudah bangun, sudah mandi, sudah gosok gigi, nggak salah pakai seragam, ngejar-ngejar untuk sarapan dan minum susu, ... pokoknya semuanya harus take off jam 8 supaya nggak ada yang telat.

Habis itu, pengennya sih mandiin Luna. Tapi rupanya digendo…

Kangen (padahal ketemu setiap hari)

di sepotong sore saat dua pasang kaki ini bertaut di sofa.

"Titan, Bunda kangen deh."

"Sama siapa?"

"Sama Titan."

"Kenapa? ... Oh, pasti karena kemaren-kemaren Titan nginep di rumah Eyang, ya?"

Si bocah sih jawabnya asyik aja sambil terus masang lego.
Emaknya ini, diem-diem langsung berderai.
Langsung flashback mulai dari pertama kali meluk di dada, pertama kali nganterin dan nungguin sekolah, celoteh-celoteh lucu, semuanya ngangenin dan bakal bikin kangen. Karena kamu cepat besaaaaaar!

"Enggak, bukan karena Titan nginep di rumah eyang. Emang rasanya kangen aja." 

*usel-usel sampe legonya jatoh trus ngambek*

"If someone gets angry, ..." and so you said so

Malicca,
Not only you started not wanting me to read a bedtime story for you - and prefer you tell me your story to me - lately, you also started to give me some advice - which I respect.

Here was what you said to me few days ago:

"Bunda, kalau ada orang lagi marah jangan diajak ngomong dulu. Biarin aja dia marah dulu sampai habis marahnya, baru habis itu boleh diajak ngomong. Soalnya nanti dia tambah marah kalau masih marah trus ditanya-tanya dan diajak ngobrol." 

Okay,  I will surely remember that :)

Yes, I am the Queen! :)))

mubarak wish

Semakin tua (nunjuk diri sendiri), lebaran itu malah bikin sedih. Jauh dari kehebohan beli baju baru atau rencana bepergian. Lebaran itu ... seperti bom waktu dimana kebersamaan bersama keluarga seperti yang selalu aku rasain bisa saja tiba-tiba berakhir.

Semakin tua, lebaran malah jadi semakin sepi. Anggota keluarga yang datang dan pergi meninggalkan kami yang tersisa. Tapi Alhamdulillah, selama 34 tahun lebaranku selalu didampingi dan mendampingi kedua orang tercintaku, mamah dan bapak. Ditambah lagi dengan satelit-satelitku yang mampu menjaga gravitasi sehingga aku tetap bisa mengorbit.

Cukup. Buatku itu sudah cukup.
Cuma satu harapku, semoga kami masih diberi kesehatan dan umur yang panjang untuk bisa berlebaran di tahun-tahun mendatang.

Amin.


My first Canon

Never had a Canon before.
Thank you for giving me one ... not to forget the macro lens too :)
Love you, son!