Monday, November 21, 2011

Titik terang

Hari ini. 
Sebuah sinar membias di jendela
Dari satu titik yang terang di luar,
menembus panel jendela dan menyelinap tisikan tirai
Terburai menjadi salur-salur yang kadang ada lalu tiada
Kadang emas, kadang putih
Kadang panjang bersambung, kadang pendek dan terputus-putus
Mengendap dan menyelinap
Melemah sampai akhirnya ia kalah ditelan ruang

Besok.
Berharap sinar yang sama akan datang kembali
Makanya mala mini harus bersiap-siap
Membuka daun jendela dan menyingkap tirai
Biar dingin menyelimuti hanya untuk semalam
Yang penting, pasti
Hangatnya sampai ke wajah
Dan membangunkanku dari mimpi

No comments:

Post a Comment

Tentang kamu di suatu pagi

Saat itu. Aku, aki dan dirimu; La Luna.  Naik motor di pagi hari, mengantarmu bersekolah untuk belajar dan berlari-lari.  Kamu di paling ...