Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2009

rumah

ini rumahku dan aku lahir serta dibesarkan di sini.

kamu.

bahkan jika kamu memiliki kunci rumahku, akankah kamu memasukinya saat aku tidak di sana? kamu memang tidak akan merampok, tapi di situ masalahnya. kamu hanya ingin melihat-lihat. kamu hanya ingin tahu.
oh, … dan akhirnya kamu tahu aku memiliki mesin waktu. sekarang kamu tahu aku hidup di waktu pilihanku: kemarin, sekarang, dulu, sayang aku tidak bisa hidup di hari esok. lalu kamu menemukan seekor naga di kamarku. ia sedang tertidur pulas. dan … hey, perapianku masih menyala. itulah jawaban kenapa rumahku selalu hangat. dan kamu pun tahu aku memajang awetan mereka yang aku sayang di dinding. buat kamu, itu mengerikan. tapi buat aku, mereka menyenangkan. dan akhirnya kamu pun tahu, aku memiliki pemintal benang yang tak hentinya merajut mimpi-mimpiku.
kamu. memutuskan memasuki rumahku saat aku tak ada di sana untuk menyambutmu. dan kini kamu lari terbirit-birit ketakutan, tak siap melihat sebuah kebenaran.

mereka.

berbondong-bondo…

ironic

i am working in communication industry. but, it is not making me a better communicant.

i spend hours everyday, juggling for straightforward messaging. but i wonder why i cannot simplify things when i am talking to you. or talking about you.

i am fully-effort digging consumer insights, but i cannot understand what's inside your heart.

isn't it ... ironic? NO. it's just ... pathetic.

a little hi to my dream

someday, on April 30th 2009, at 02:38


once i was told about dream.
once i was told about aim.
once i was told about life.
once i was told about reality.

now i am facing them all.
turning my dream in to real aims in life.

when did i have the excited feeling of pulling my whole energy to reach my dream?
when did i last feel my heart beating fast, ... knowing of my dream is coming?
when did i feel my cheeks blush like a strawberry when i see ... hope?
when did i cried so hard, realising my dream has passed me by without a word.
when did i see it joyfuly alive?
when did it sing me a lullabye beneath the starry night?
when did it last wake me up with a gentle kiss?

it is dying. choked by realities.
and i'm kneeling down in devotion.

and with its last breath, it smiles at me.

bayang dalam gelap

di batas mimpi
dan embun pagi
rembulan masih menyisakan senyumnya
sisa semalam

dan pagi datang dalam hitungan jengkal
siap mencabik gelap
membangunkan yang masih terlelap

aku?

masih di sini.

terpaku

... berpikir mengapa harus berhenti.kalau memang itu yang harus terjadi.



04:56 am, dalam perjalanan pulang mengejar bayang.

karnaval

entah kenapa, hidupku seperti sebuah karnaval yang tak berkesudahan beberapa waktu terakhir ini. walau malam telah larut dan berganti pagi, suaranya masih memekakkan telinga. genderangnya masih berdentam meregang hati. bayangan confettinya yang berwarna warni masih mengejar menjadi bayang kelabu yang tak hentinya berlari.
badut-badut itu masih memakai kostum yang sama, setiap hari. seutas benang yang membentang menguji nyali, masih di sana untuk dilewati.

semuanya berteriak. semuanya hingar bingar. semuanya terdengar. semuanya harus dilakukan. semuanya tidak bisa ditinggalkan.

aku. beberapa waktu yang lalu aku bisa menghadapi semuanya.


tapi entah kenapa, aku ingin diriku.
lebih banyak lagi.