Monday, September 07, 2009

.

berharap aku bisa berhenti.
tanpa memikirkan satu hal pun.
tanpa memikirkan aku.
tanpa memikirkan dia.
tanpa memikirkan mereka.
aku ingin jadi ruang yang hampa.
aku ingin jadi benda yang tak berupa.
untuk sejenak saja.
aku ingin titikku.
aku ingin dia memaksaku berhenti:
berpikir.
bertanya.
berharap.
berkeinginan.
aku ingin titikku. .
aku ingin menjadi beku.
aku ingin menjadi kaku.
sejenak saja.

tapi tidak bisa.

karena aku ingin yang telah hilang diantara.

2 comments:

  1. melayang tak menapak,
    tanpa tujuan bukannya terbang,
    terbang kah yang kau cari?

    hujan menabur sepi, dingin dan misteri serta tenang dan damai,
    jalan tak lagi kering, berpeluh tanah yg ia bawa
    tanahkah yang kau cari?

    yang ada akan selalu ada, meninggalkan jejak puluhan buih
    yang ada akan menjadi tiada, hilang tanpa jejak meniggalkan ribuan buih

    dikala senja menyambut, yang ditinggal pasti akan berganti malam, tanpa pesan, dan semua berganti malam

    dan ketika malam itu tiba, mungkin sebaiknya kita berjalan, berjinjit sedikit melayang dalam dekapan hujan menikmati peluh tanah yang bercecer, dan menikmati lelap tanpa hadirnya bunga,
    gelap...
    gelap...
    dan kita akan kembali tiba bila saatnya

    ReplyDelete
  2. suatu saat, kamu akan tiba disana.
    dan hingga saatnya itu tiba, mungkin kamu harus menyapa nestapa.
    berdiam di dalamnya, walau mungkin bukan itu yang kamu cari.

    suatu saat, pada harinya, kamu akan cerah kembali.
    seperti bunga matahari, melenggok menatap langit biru yang tinggi.
    meliuk bersama nyanyian angin.
    dan kamu akan jadi satu, dengan impianmu.

    ReplyDelete

Let's cut the crap from the question of Which Mom Are You?

A few years back, social media was being fussy about working mom versus stay at home home. What a nonsense brag! Since I went through ...