Skip to main content

Posts

Showing posts from 2006

Jatuh cinta lagi dan lagi

jatuh cinta
bukan akhir segalanya.
tapi awal, ... entah itu berkah atau bencana.
sampai timbullah masalah-masalah
"Maaf" tak cukup saat salah satu diantara kita berbuat salah.

hanya aku, atau kamu
sendiri
mencoba menelaah
apa yang membuat kita saling jatuh cinta
saling percaya,
sampai akhirnya mengucap kata

hanya aku, atau kamu
sendiri
mencoba mencerna
apakah semua itu masih ada
seperti sedia kala

cinta itu

jatuh,
makanya kita tidak menyangka

jatuh,
karena tak ada yang sanggup melawan gravitasnya

cinta itu

saat semua tak lagi bernalar
saat semua tak lagi mampu terujar
yang sulit hanyalah belajar
jatuh cinta
lagi,
lagi,
lagi dan
lagi.

sampai aku mengerti
mengapa aku ingin kamu di sini
sampai kapan pun.


dedicated to Pumpy

Auriga

Auriga.

Kau datang lagi dengan biduk rembulan yang kau dayung menyeberangi langit kelam malam ini, menapaki setiap jengkal dimensi. Bercahayakan lentera dan lidah-lidah api yang menjilati kaki langit, merangkak berusaha menyibak rahasia malam.

Auriga.

Kau tak datang sendiri. Kabut tak ingin menutupi seolah tak kuasa menahan diri menyingkap mantra cantik raksasa yang maha mencipta dan maha rahasia.

Auriga.

Kau bawakan aku Rigel yang terang dan Scorpius yang menatap nanar di kejauhan. Lalu kau hampiri wajahku dengan ujung-ujung sayap langit utara yang pekat. Berhiaskan ribuan kunang-kunang yang saling berkedip seperti jutaan confetti yang kau semburkan, merajai kegelapan.

Auriga.

Senantiasa kau tunduk dan berdoa atas segala hiruk pikuk di tempatku berdiri. Seperti punduk. Dan senantiasa kau selalu ada di sana, menantiku untuk tak hentinya menatapmu. Seperti malam ini.

Auriga.

Cukuplah semua jadi rahasia kita berdua.

Bumi dan Wanita

Jutaan tahun kau menjejak

Jutaan tahun kau tumbuh

Beristri dan beranak pinak

Pindah dari tubuh ke tubuh


Tak juakah kau belajar?


Meninggalkanku seorang diri

Tak mampu lagi kuberdiri

Saat cantikku mulai pudar

Jantungku tak terperikan bergetar


Tak juakah kau mendengar?


Hingga tangisku pun mengering

Barulah kau berteriak nyaring

Memanggilku

Mengelukanku


Tak juakah kau berkaca?


Pada mata beningku yang tersisa

Pada kata hati yang mulai sirna

Nirwanaku yang hampir runtuh

Lalu langit pun bergemuruh


Tak juakah kau mengerti?

Menunggu

Memang paling menyebalkan.
Hidup adalah penantian, kata orang bijak.
Gak percaya?
Lha ini? Kamu lagi nunggu baca postingan ini selesai, kan?

Damai :)

old friend

It’s been years.
Probably, … eight years.
We never met, and I’d never wanted to come again after my last visit.
But after weeks of consideration, I finally decided to come here, to Passer baroe, to visit my old friend. Somehow it took me a painful feeling to move my feet toward her house.

I still remember the time I last time I visited her. And I swear to God, I will take care of myself so I don’t have to come here anymore. Cause I am sure, my friend can take care of herself very well.
She didn’t say anything when I said good bye. I mean it. Goodbye means I don’t want to see you again. That’s what mom taught me.

It’s raining outside. Very hard.
I left the office. I ignored jobs. I left my lunch. I am alone but the taxi driver in the middle of the rain, to visit my old friend. And it took us a while to find this house again. The house that I’d visited almost every week for years. Now I forgot where it is. We went to the wrong direction, and I admitted the taxi driver is a brave man. He …

Tersesat

Aku tidak mengerti kenapa aku ada di sini.
Tiba-tiba aku hanya bisa terkaku. Semua di sekelilingku bergerak begitu cepat. Semua suara-suara di sekitarku berteriak hebat. Dimana aku? Kenapa aku di sini? Siapa kamu? Siapa dia? Apakah kamu sama denganku? Aku sibuk mencari jawaban-jawaban, sementara pertanyaan-pertanyaan tak habis-habis menderu. Sekencang angin yang bertiup ke arahku. Seerat jemariku berusaha berpegang.

Berpegang, … ya berpegang.
Tapi apa yang sedang aku pegang? Jemariku memekar. Tulang-tulang lunak yang mengubungkan ruas demi ruas jariku terasa begitu kaku. Seluruh permukaan tubuhku berkeringat. Aku tidak pernah berdiri di permukaan seperti ini. Kaku, keras, ... warnanya bening. Aku bisa melihat apa di balik permukaan ini. Tanah? Dedaunan? Tembok? ... setahuku, tidak seperti ini bentuknya. Air? Ya, beningnya seperti air. Tapi kenapa bentuknya keras? Bukankah air mengalir dan kita tidak akan pernah bisa berdiri di permukaannya? Aku tidak tahu banyak tentang diriku. Tapi a…

Beautiful

When do you feel beautiful the most? Or when do you feel your girl partner is beautiful the most?

iQbaL: when she tells a truth

Indul: when he says so....??

Ayu'99: bangun tidur, rambutnya alami... jadi banget (brantakannya)

radicalous: when she's with us. the husband and the daughter.

PapaBear: my girls partner is beautiful when I'm "beautiful" to her, if it's something about relationship, it's will valid, why? coz relationship is equal.....

ici_cuit: i feel beautiful the most especially when i'm helping someone and that person smile at me

Djokolelono: when she is sleeping peacefully beside me, with a shadow of a smile from her dream, and her hands still holding me, trusting me.

Jaja: the morning she woke up for our wedding day (even before the makeup)

gitabaik: when i make good deed.

sarah_siahaan: setelah keluar dari salon gue selalu merasa lebih cantik .. efek rambut memang luar biasa, krn kl lg bad hair day, mood gue bisa jelek bgt seharian

lucyca…

Ada yang hilang

Ada yang hilang.
Ada yang hilaaang!!!

Sesuatu itu hilang.
Sesuatu itu tak lagi nampak.

Aku harus bilang apa?!
Aku nggak bohong, ... dia ada di sini.

T a d i d i a a d a d i s i n i.

Tolong!!
Ada yang hilang!!!

Dia besar, tak terlihat olehmu.
Tapi bisa dilihat dari mataku.

Dia membuatku terbang.
Dia membuatku bahagia.

Ya, dia tak terlihat olehmu.
Tapi bisa dilihat dari mataku.

...

Rasa itu.
...
Baru saja, ... d i a a d a d i s i n i.


-7 February 2006

Slighest Dream

Inilah 3 minggu mimpi terindahku.

Sampai akhirnya hari ini, Senin 31 Januari 2006 atau 2 Muharam H, aku terbangun oleh asingnya cericit seekor burung di pepohonan di halaman rumah orang tuaku. Biasanya cuma terdengar cericit burung gereja yang menemani pagiku selama 10 tahun terakhir, tapi kini rupanya ada burung asing.

Seasing perasaanku saat aku melangkah keluar dari kamar mandi dan bertelanjang di depan kaca. Bulat. Kuamati setiap lekuk tubuhku. Namun, … ia tidak ada lagi di sana. Perutku yang kembali mengempis tanpa sempat pusarnya menyembul keluar. Perut yang selalu kuelus, kuoles dengan minyak, yang senantiasa kubisikkan doa-doa.
Bayiku, … tak lagi bersamaku.

Inilah hari pertama kerapuhanku, terbangun dari mimpi betapa mulianya menjadi seorang ibu.

***

Dan Inilah hari terindahku, di awal 2006. Tepatnya hari Jumat pagi, 6 Januari 2006.

Dengan malas, aku pun terbangun dari mimpiku.
Aku bermimpi perutku membuncit dan ibuku marah-marah karena aku tidak juga tes kehamilan.
Segera aku ban…